April 2026 ~ PENYELENGGARA HINDU MUNA BARAT SELAMAT DATANG DI BLOGGER PENYELENGGARA HINDU KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN MUNA BARAT

28 April 2026

JAPA MANTRA dan DO'A Bersama Penyelenggara Hindu Muna Barat


Om Swastyastu,

  Salam #SahabatReligi

        Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muna Barat melaksanakan JAPA Mantra dan Do'a Bersama bertempat diruangan kerja Penyelenggara Hindu kegiatan ini bertujuan untuk keselamatan Bangsa dan Negara, dan sebagai bagian dari upaya pembinaan Spiritual dan Pelestarian  nilai-nilai Keagamaan.


Om Shanti, Shanti, Shanti Om


20 April 2026

Memaknai Hari Tumpek Landep

 

Om Swastyastu,

"Perayaan hari Tumpek Landep"

    Hari Tumpek Landep adalah hari raya Hindu di Bali (setiap 210 hari pada Sabtu Kliwon Landep) untuk memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati. Makna utamanya adalah nglandepang idep (menajamkan pikiran/intelek) agar manusia selalu menggunakan akal budi, kebijaksanaan, dan ilmu pengetahuan dengan landasan nilai agama. 

Berikut adalah poin-poin penting makna Tumpek Landep:

  • Penyucian Pikiran: Secara filosofis, ini adalah momen untuk mengasah pikiran agar jernih, tajam, dan bijaksana dalam membedakan hal baik dan buruk.
  • Pemujaan Sang Hyang Pasupati: Memohon agar segala benda tajam atau alat kerja yang berbahan besi/logam diberikan kekuatan "bertuah" oleh Sang Hyang Siwa Pasupati.
  • Wujud Syukur: Penghormatan dan wujud syukur atas teknologi, alat, maupun kendaraan yang mempermudah kehidupan manusia.
  • Makna Praktis (Tradisi): Upacara ngupacarai (memberi banten/sesaji) pada alat kerja, senjata (keris/tombak), dan alat transportasi seperti motor atau mobil. 

Secara ringkas, Tumpek Landep mengingatkan umat untuk tidak hanya menajamkan benda fisik, tetapi yang terpenting menajamkan pikiran (intelektual) demi kesejahteraan manusia. Jika kita kaitkan dari rangkaian hari suci yang berhubungan dengan tumpek Landep, adalah hari suci Saraswati sebagai makna turunnya ilmu pengetahuan, lalu hari suci Pagerwesi dengan makna sebagi benteng spiritual yang kokoh melalui penyucian pikiran sebagai bentuk pemujaan kepada Sang Hyang Pramesti Guru.

    Ilmu pengetahuan yang berikan oleh guru jika tidak kita sucikan dengan perbauatan-perbuatan yang bijak, lalu salah menggunakan, maka akan menjadi sebuah malapetaka yang membawa kehancuran bagi dunia. Maka ilmu pengetahuan itu perlu kita pertajam agar ilmu itu menjadi sebuah anugerah yang beramanfaat bagi kemakmuran dunia sehingga dapat mempermudah manusia dalam menjalani aktifitas keseharian seperti banyak karya dari sebuah pikiran yang kita manfaatkan hari ini dalam bentuk tekhnologi dan lain sebagainya, itu semua bersumber pada pikiran yang suci.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

2 April 2026

PENTAS SENI & BUDAYA FESTIVAL OGOH-OGOH XI

 


"Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948"
            Om Swastyastu,
 
            Bertempat di lapangan Desa Kasimpa Jaya Kecamatan Tiworo Selatan kabupaten Muna Barat Organisasi Lembaga Hindu Dewan Pimpinan Kabupaten Perhimpunan Pemuda Hindu (DPK PERADAH) Muna Barat melaksanakan kegiatan Pentas Seni & Budaya Festival Ogoh-ogoh yang merupakan agenda tahunan kegiatan DPK PERADAH Muna Barat.
Kegiatan ini di hadiri oleh Bupati Muna Barat La Ode Darwin beserta jajaran OPD, hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten yang diwakili oleh Kasubbag TU Fajar Toona, pada kegiatan berlangsung Bupati Muna Barat Menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan dan beliau juga menyampaikan akan membantu anggaran pendanaan festival ogoh-ogoh untuk masing-masing desa yang ada kabupaten muna barat agar mereka bisa ikut dan memeriahkan kegiatan festival ogoh-ogoh di tahun depan.
       Ketua DPK PERADAH Kab. Muna Barat, Wawan Dedi Ariawan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak sehingga festival ogoh-ogoh yang ke IX dapat berlangsung dan berjalan dengan lancar, Wawan juga menyampaikan untuk tahun depan akan menambah personil kegiatan dimasing-masing desa agar kegiatan festival ogoh-ogoh lebih rame dan meriah.
            Om Shanti, Shanti, Shanti Om